Dari Rantau Menuju Puncak
Seperti banyak keturunan Toga Sinaga lainnya, Dewan Sinaga memulai perjalanannya dari kampung halaman di Toba dengan modal tekad dan kerja keras. Ia merantau ke Jakarta di usia muda, memulai dari bawah sebagai karyawan biasa sebelum akhirnya mendirikan usahanya sendiri di bidang konstruksi dan properti.
Membangun Bisnis, Membangun Komunitas
Keberhasilan bisnis Dewan Sinaga tidak membuatnya melupakan asal-usulnya. Ia mendirikan Yayasan Beasiswa Sinaga — sebuah lembaga yang setiap tahun memberikan beasiswa kepada puluhan pelajar dan mahasiswa bermarga Sinaga dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Program beasiswanya mencakup:
- Biaya kuliah penuh untuk S1 di universitas terkemuka
- Biaya hidup bulanan selama masa studi
- Mentoring dan jaringan bisnis pasca lulus
- Dukungan untuk wirausahawan muda marga Sinaga
Filosofi Hidup
Dewan Sinaga meyakini bahwa kesuksesan sejati bukan diukur dari berapa banyak yang kita kumpulkan, melainkan dari berapa banyak yang kita bagikan. Ia sering mengutip pepatah Batak: "Hamoraon do parhorasan, hasangapon do pangurupion" — kekayaan yang sesungguhnya adalah kebaikan, kehormatan sejati adalah tolong-menolong.
Warisan bagi PPTSB
Dewan Sinaga adalah anggota kehormatan PPTSB Wilayah Jakarta Baru. Kontribusinya dalam berbagai kegiatan organisasi — baik secara materi maupun moral — telah menguatkan komunitas marga Sinaga di ibukota dan menjadi inspirasi bagi para pengusaha muda generasi berikutnya.